Wednesday, February 24, 2016

Henry Ford

BY biophia@gmail.com IN No comments


Pendiri Ford Motor Company

:Keamanan finansial bersumber dari pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan”

Pernahkah anda melihat seorang anak yang mewarisi kekayaan begitu banyak dari kedua orang tuanya? Lalu, bisakah mereka mempertahankannya atau bahkan mengembangkannya? Jika tidak, berarti apa yang dikatakan Henry Ford di atas sangat benar. Kekayaan tidak dapat berkembang begitu saja, tanpa kita tau apa yang mesti dilakukan. Terlebih bagaimana cara mengolah dan mengembangkannya. 

Lihatlah, apakah ada orang-orang kaya besar yang bisa mengembangkan kekayaannya tanpa memiliki pengetahuan, pengalaman , dan kemampuan yang matang. Hampir bisa dipastikan, tidak ada. Aman secara finansial semata-mata tidak datang dari modal besar, atau bahkan kesempatan yang besar juga. Bila kita tidak memiliki kemampuan dan pegalaman matang di bidang yang digeluti, maka modal uang bukan berarti apa-apa. Begitupun kesempatan, akan menghilang begitu saja jika kita tidak bisa memanfaatkannya dengan segala kemampuan dan kematangan pengalaman yang dimiliki. 

Mulai sekarang, belajarlah lebih banyak tentang bidang yang kelak bisa mengantarkan kita pada kekayaan dan keamanan finansial. Galilah pengalaman sedalam mungkin. Dan, miliki kemampuan sebesar-besarnya karena sesungguhnya, ketiga hal itulah menjadi modal terbesar sekaligus termahal. Bukan modal uang, bukan juga faktof keuntungan, atau bahkan kesempatan besar yang kita anggap menjanjikan.
 


Frank Sninatra

BY biophia@gmail.com IN No comments


Penyanyi dan aktor peraih oscar

“Saya pernah misin, dan saya pernah hidup berkelimpahan. Ternyata menjadi orang kaya auh ebih baik”

Menjadi kaya dan hidup berkelimpahan bukanlah dosa besar. Tuhan sekalipunn menginginkan agar setiap hambanya mempunyai kehidupan yang lebih baik. Kekayaan sejati tentunya datang dari cara halal dan digunakan untuk tujuan yang halal juga. Melalui kekayaan, kita bisa melakukan banyak hal positif. Jelas, semua muaranya demmi kehidupan yang lebih baik pula. Baik bagi kita, maupun orang banyak. 

Frank Sinatra sudah membuktikan pada kita, banhwa menjadi orang kaya jauh lebih baik. Kekayaan membuat kita lebih mudah menjalani hidup. Kekayaan juga memberi kita banyak pilihan untuk berkarya di berbagai bidang. Dan yang tidak boleh dilupakan, mealui kekayaan kita bisa membantu banyak orang yang hidupnya serba kekurangan. Itu berarti, kekayaan sbenarnya membantu kita dalam membantu mencari “Harta Surgawi” yang kelak akan dihitung di pengadilan akhirat. 

Kalau saja menjadi kaya adalah pilihan terbaik, kenapa kita tidak segera mencanangkan tekad untuk keluar dari kemiskinan? Satu hal lagi, kerendahan hati adalah fondasi terkuat bagi kekayaan dan kelimpahan harta yang kita miliki. Bila kekayaan dikelola dengan sikap tamak, dan cara berfikir sombong maka suatu saat semuanya akan hilang begitu saja. Sekalipun kita sudah bekerja keras. Yakinlah, kekayaan merupakan anugerah dari yang maha kuasa. Jadi, kita harus mengelolanya dengan segala “Hukum Kebaikan”. Bila tidak, tuhan akan mengambilnya sewaktu-waktu tanpa sama sekali terduga.
 


Sunday, February 21, 2016

Estee Launder Founder

BY biophia@gmail.com IN No comments


Estee Lounder.Inc

“Apapun yang anda berikan kepada orang lain, akan kembali kepada anda”

Apa yang disampaikan Estee Lounder tidaklah jauh berbeda dengan prinsip Zig Ziglar sebelumnya. Hasil yang menghampiri kita semata mata hanyalah konsekuensi atas apa yang telah kita lakukan. Jika kita melakukan hal buruk maka hasil buruk pula yang akan datang selanjutnya. Begitupun sebaliknya.

Kekayaan sejatinya tidak bisa kita raih sendirian. Dalam upaya pencapaiannya, kita mesti melibatkan banyak pihak. Mulai dari mitra kerja atau bisnis staff ahli, karyawan, dan yang paling penting adalah konsumen sebagai orientasi utama bisnis kita. Tanpa mereka semua, rasanya mustahil kita mewujudkan kekayaan. Untuk itulah, mutlak kita memberikan yang terbaik bagi mereka semua, tujuannya jelas, agar mereka juga berkenan memberikan yang terbaik untuk kita, sebagai timbal baliknya.

Melalui Estee Launder kita bisa belajar banyak soal hukum timbal balik. Hukum yang di benak, orang-orang kaya tertanam sangat kuat. Yakinlah, kita tidak akan menerima uang sepenserpun tanpa bisa memberikan upaya-upaya terbaik.
 


Robert T Kyosaki

BY biophia@gmail.com IN No comments


Milyarder dan penulis kenamaan

“Milikilah Visi untuk bebas secara finansial”


Bebas secara finansial merupakan situasi dimana kita memiliki cukup uang untuk membiayai keberlangsungan hidup di masa depan. Termasuk membiayai  biaya hidup yang kita pilih. Dengan catatan, semua itu diperoleh tanpa harus kita bekerja secara fisik. Yang bekerja adalah uang dan aset kita, atau hasil investasi yang ditanam di sejumlah bidang strategis. Prinsip kebebasan finansial sebelumnya tidak jauh beda dengan penjelasan soal Passive Income yang sudah disampaikan sebelumnya. 

Semua orang tentu saja ingin bebas secara finansial. Cma sayangnya, tidak semua orang tahu bagaimana caranya agar kebebasan finansial itu bisa diperoleh. Orang-orang kaya memulainya dengan menerapkan kecerdasan finansial, yaitu cerdas dan cermat dalam mengelola uang. Terutama soal peruntukan dan pengembangannya. Setelah kecerdasan finansial tercapai, otomatis mereka bisa memiliki aset dan kekayaan. Nilai aset dan kekayaan itulah yang kemudian bekerja lalu memberikan Passive Income bagi mereka.

Kalau ingin bebas secara finansial (Kaya), kita harus tahu seperti apa tahap pencapaiannya. Dan apa saja proses yang harus dilalui. Untuk itu, kita kemudian menyusun berbagai langkah taktis dan strategis. Nah, inilah yang disebut memiliki visi untuk hidup bebas secara fiansial.